Sepak Bola Indonesia Mengalami Penurunan Yang Signifikan

Sepakbola nasional di era 1980-1990-an masihlah cukup disegani di kawasan Asia Tenggara dan ASIA, pada masa itu kita turun ke lapangan hijau dengan kepala tegak serta penuh dengan percaya diri, Thailand, Malaysia dan Singapura bukan merupakan tim yang sulit untuk dapat dikalahkan bahkan yang lebih mengagumkan, kita hampir bisa lolos ke Piala Dunia 1986 Meksiko jika berhasil menundukkan hadangan terakhir kita pada saat itu Korea Selatan.

Bukti lainnya yaitu, pada tahun 1991, Tim Nasional kita berhasil mencuri, medali emas di acara Sea Games Manila. Namun setelah era emas itu berlalu, ….duh, prestasi tidak pernah kunjung datang lagi selama lebih kurang 20 tahun! …Padahal hal ini, jika kita ukur dari usia tersebut dengan perkembangan manusia, maka tentu harusnya ada harapan yang besar bagi kita sebagai pecinta dan pemerhati yang antusias sepakbola nasional.

Indonesia termasuk dalam salah satu negara dengan antusias sepak bola yang sangat tinggi. Terbukti dengan banyaknya peran masyarakat yang rela mengorbankan jam tidurnya hanya demi dapat menonton pertandingan yang semakin hari semakin seru.

Walaupun begitu, sangat disayangkan jika Indonesia hanya pernah sekali berpartisipasi di ajang FIFA World Cup, yaitu pada tahun 1938 di Negara Prancis, yang waktu itu pernah membawa nama Hindia Belanda karena saat itu masih berada di bawah penjajahan Belanda.

Lantas, mengapa sampai sekarang Sepak Bola Indonesia tidak pernah tampil lagi di piala dunia? Apakah sesusah itu dalam mencari 11 anak berbakat di Negeri Khatulistiwa ini?

Tentu saja tidak sulit. Bakat dan kemauan boleh ada dalam diri siapapun itu, tetapi jika kualitas persepakbolaan yang ada di negeri ini tidak kunjung maju, hal itu tentu akan mempengaruhi pencapaian prestasi dalam tim nasional. Lalu, apa saja penyebab sepak bola Indonesia sangat sulit untuk berkembang?

1. Tidak ada pembinaan sejak usia dini

Seperti yang telah kamu ketahui pembinaan usia dini sangat penting salah satunya dalam sepak bola yang ada di Indonesia. Sebagaimana yang telah diterapkan oleh Negara Spanyol selama bertahun-tahun, anak laki-laki biasanya akan diajarkan untuk bermain bola sejak usia mereka masih 5 tahun, walaupun yang akan diajarkan hanyalah hal dasar seperti cara menendang bola. Tidak seperti halnya di Negara Spanyol, anak-anak di Indonesia justru mulai belajar untuk bermain bola saat menginjak usia 10 tahun atau lebih dan bergabung di klub pada usia sekitar 15 tahun. Padahal, kalau saja anak-anak bisa mengikuti jejak Negeri Matador tersebut, pasti persepakbolaan negeri ini akan lebih maju kedepannya.

2. Kurangnya sekolah serta minat sepak bola di berbagai daerah

Indonesia sudah memiliki beberapa sekolah sepak bola yang kualitasnya baik, akan tetapi lokasinya selalu terpusat di kota-kota besar seperti Jakarta atau di daerah Jawa lainnya. Sedangkan masih ada banyak anak yang ingin bisa mengasah bakat mereka di bidang ini lewat sekolah sepak bola di daerahnya tapi terkendala uang serta jarak. Akan lebih baik lagi kalau ada sekolah sepak bola yang berada di pulau lainnya di luar jawa, seperti Kalimantan, Sulawesi, atau Sumatera. Sekolah-sekolah tersebut diharapkan dapat di jangkau oleh seluruh putra daerah yang tersebar di berbagai wilayah yang ada di Indonesia.

3. Minimnya pelatih lokal yang berkualitas

Bicara mengenai kualitas pelatih lokal, saat ini belum banyak dari bagian mereka yang memiliki akreditasi A. Hal ini tentu saja akan mepengaruhi perkembangan sepak bola yang ada di Indonesia, karena dalam membentuk suatu tim yang hebat diperlukan pelatih yang berkualitas dalam melatihnya. Karna itu, tahun ini PSSI mengadakan kembali menggelar kursus pelatih AFC. Program ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak pelatih lokal yang dapat membawa timnas sepak bola ke jenjang turnamen yang jauh lebih tinggi.

4. Tidak direstui oleh orangtua

Melihat kondisi sepak bola yang ada di Indonesia yang belum tertata dengan rapi, tidak heran jika banyak orangtua yang tidak setuju jika anaknya memilih sepak bola sebagai karier yang bagus di masa depan. Salah satu hal yang paling berpengaruh besar yaitu adalah tentang keterlambatan gaji yang dibayar. Yang di ungkapkan laporan Federasi Persatuan Pesepakbola Profesional Internasional (FIFPro), ada sekitar 82% pemain yang mengatakan mereka terlambat dalam menerima gaji, dengan hampir sepertiga dari mereka yang menghadapi penundaan antara tiga sampai enam bulan. Selebihnya, banyak orang tua yang menilai bahwa sepak bola Indonesia hanya merupakan salah satu hobi semata dan belum menjadi industri.

5. Target untuk sepak bola ke depan gak jelas

Pemerintah Indonesia belum mempunyai visi dan misi yang jelas di masa depan untuk mengenai timnas sepak bola. Berbeda halnya dengan negara Cina. Walaupun antusiasme sepak bola di Cina tidak sebesar seperti yang ada di Indonesia, pemerintahnya justru sudah memiliki tujuan yang jelas dalam beberapa tahun yang akan datang, yaitu untuk menjadi negara adikuasa di dalam sepak bola tahun 2050.

Hal ini, tentu saja, bukanlah suatu hal yang mustahil untuk dapat dicapai oleh Indonesia, jika para petinggi sepak bola negeri ini mampu menargetkan pencapaian penting dalam jangka waktu yang panjang. Melihat ke depan adalah hal yang penting dan harus diimbangi dengan langkah-langkah untuk dapat mencapai impian tersebut.

Mandzukic Menganggap Dirinya Seorang Pejuang, Usai Dari Juventus ke Klub Qatar


resmi bergabung dengan klub Qatar,yaitu Al Duhail. Pemain yang berasal dari Krosia itu diperkenalkan diri secara resmi di Doha pada Kamis (2/1/2020). Dalam sesi perkenalan ini, ia pun masih mengenang kebersamaannya bersama dengan Juventus, dalam nada positif.

Juventus Sedang Cari Solusi Terbaik untuk Mandzukic

etelah tersingkir dari skuat Juventus. Bianconeri sedang mencari solusi terbaik untuk penyerang asal Kroasia itu.

Mandzukic belum bermain bersama Juventus di musim ini. Dia tak masuk skuat untuk Liga Champions. Sementara di Liga Italia dia cuma sebatas menjadi penghangat bangku cadangan.

Mandzukic kalah bersaing dengan penyerang Juve lainnya, Gonzalo Higuain, Cristiano Ronaldo, dan Paulo Dybala. Untuk sementara, CR7 masih menjadi top skorer tim dengan 5 gol yang sudah dibikin.

Baca juga: ‘Mandzukic Bukan Solusi Krisis MU’

Mandzukic sudah dikabarkan akan hengkan di bulan Januari. Manchester United merupakan salah satu klub peminatnya.

Setan Merah memang kekurangan stok penyerang tengah karena hengkangnya Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez. Direktur olahraga Juventus, Fabio Paratici, memberi penjelasan mengenai situasi Mandzukic.

“Kami berbicara dengan Mandzukic untuk menemukan solusi terbaik,” kata Paratici di Sky Sports.

“Kami tetap terbuka untuk skenario apapun, jadi bertahan di sini atau hengkang ke tempat lain. Kami mendiskusikan itu untuk menemukan solusi untuk kedua belah pihak,” dia menambahkan.

Sebelum ia hijrah ke Al Duhail ,Mandzukic bak mengalami mimpi yang buruk di Juventus. Ia tak pernah sekalipun turun memperkuat Nyonya Tua sejak Mei 2019.

Padahal yaitu, sebelum kedatangan Maurizio Sarri yang sebagai pelatih kepala Nyonya Tua, Mandzukic bisa di sebut sebagai andalan di sektor depan klub yang bermarkas di Turin itu.

Namun, selama itu pun,Mandzukic mengaku memiliki waktu untuk mempertimbangkan semua tawaran yang datang kepadanya. Kariernya yang panjang di sepak bola Eropa justru membuatnya untuk berpikir serius mencari lingkungan yang lain untuk melanjutkan kiprahnya.

“Tak bermain merupakan sesuatu yang baru untuk saya,” ungkap Mandzukic, menyiratkan betapa ia mengalami momen yang begitu kelam dalam hidupnya, setidaknya dalam enam bulan terakhir ini.

“Tapi, saya ini adalah pejuang seumur hidup saya. Jadi, saya akan terus berjuang menjaga kondisi agar tetap bugar. Jelas karena hal ini, saya perlu mengenal rekan pada satu tim baru saya, tapi saya merasa baik dan menjaga diri saya dalam kondisi yang prima,” ucapnya.

“Saya tak suka bicara tentang masa yang sudah lalu, jadi mari kita melihat ke masa depan. Saya sudah menyampaikan semua yang mau saya katakan di media sosial, dan saya tak ingin untuk mengulanginya kembali,” lanjut pemain bola yang berusia 33 tahun itu.

Tidak lama setelah dikonfirmasi meninggalkan club Juventus dan gabung Al Duhail, Mandzukic menggugah salam perpisahan dengan penuh haru, tepatnya jatuh pada Hari Natal (25/12/2019).

Dalam ucapan Mandzukic itu, kendati ia seperti diperlakukan bak habis manis sepah dibuang, Mario Mandzukic tetap berterima kasih kepada semua sosok-sosok di Juventus, termasuk rekannya dalam satu tim, serta menyatakan kebanggaannya telah ikut membawa raksasa Serie A itu memenangi berbagai gelar dalam 4,5 tahun kebersamaan.


Bantah Ada konflik Dengan Ronaldo

Mario Mandzukic juga membantah dirinya ikut terlibat perseteruan dengan megabintang Juventus,yaitu Cristiano Ronaldo, dalam sesi latihan.

“Semua orang tahu dia itu pemain yang sangat luar biasa dan sangat bekerja keras untuk meningkatkan kualitas dirinya. Saya sangat menikmati sekali bermain bersamanya, karena kami saling memahami antara satu sama lain dengan sempurna,” ucap Mandzukic.

Mandzukic dan Ronaldo saling bahu-membahu di dalam sektor penyerangan Juventus di musim 2018-2019, saat Nyonya Tua masih dibesut oleh Massimiliano Allegri. 

Kini, Mandzukic sudah mulai membuka lembaran baru. Di Al Duhail, ia bisa bereuni bersama dengan sesama eks pemain Juventus, yakni Medhi Benatia.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih pada Al Duhail, karena sejauh ini saya menikmati hari-hari yang menyenangkan di sini dan menerima bantuan, baik di dalam maupun luar lapangan. Saya segera merasa seperti di rumah sendiri dan ini sinyal bagus buat saya,” ucapnya.

“Saya juga bisa berjumpa denga Medhi Benatia lagi, pemain dan sosok yang sangat luar biasa. Kehadirannya di sini begitu sangat berguna buat saya,” imbuh Mandzukic.

Deretan Suporter Bola paling Fanatik di Indonesia

Suporter Bola Fanatik di Indonesia

Sepak bola di Indonesia adalah jenis olahraga paling besar dan digemari, memiliki banyak sekali penggemar dari berbagai daerah hingga pelosok negeri. Begitu banyak tim yang dibangun untuk berkompetisi di kancah Nasioal, tak hanya tim para pendukung dari berbagai wilayah dan daerah juga tidak kalah semangatnya bahkan dari beberapa ada yang di cap sebagai suporter fanatik tim sepak bola di Indonesia.

Para suporter ini begitu semangatnya mendukung para timnya untuk menang, bahkan tak jarang hingga jagat sosial media dihebohkan dengan berbagai topik sepak bola di dalamnya yang menjadi trending topik. Selain itu yang bisa terlihat jelas adalah jumlah penonton di setiap pertandingan sepak bola yang selalu membludak penuh hingga terkadang sampai terjadi kerusuhan karna besarnya fanatisme suporter untuk mendukung tim kesayangannya berlaga.

Tidak hanya sekedar datang mendukung ke stadion bermodal teriakan suara keras, para suporter fanatik sepak bola Indonesia ini bahkan rela berdandan aneh dari membasuh cat ke dirinya, melukis wajah, memakai aksesoris aneh, hingga bahkan tidak memakai baju. Namun semua yang dilakukan para suporter fanatik ini tentu untuk menyemangati tim kesayangannya bertanding maksimal.

Tak sedikit juga para suporter fanatik yang memiliki basis sendiri di beberapa daerah untuk menimbun masa dan akan berkumpul saat tim kesayangannya bertanding, seperti tak mempedulikan apapun, para suporter fanatik ini rela melakukan cara apapun bahkan terkadang merugikan orang lain untuk menunjukkan eksistensi mereka jika mereka adalah suporter sejati.

Beberapa suporter sepak bola fanatik di Indonesia

Persib Bandung (Viking)
Para suporter dari persib Bandung bisa dibilang adalah raja nya dari daftar suporter fanatik sepak bola di Indoonesia. Pendukung Persib yang biasa dikenal dengan sebutan Viking muncul 20 tahun lalu dan terbentuk pada 17 Juli 1993. Viking sendiri dari kata asalnya memiliki arti pejuang dari kawasan Skandinavia di Eropa Utara.

Filosofinya, viking adalah prajurit yang memiliki sifat yang keras, berani, tangguh, pantang menyerah dan solid. Ini seolah menggambarkan para suporter fanatik Persib Bandung yang sangat solid di dalam bahkan di luar lapangan.
Tidak sedikit momen-momen kurusial terekam yang berasal dari Viking sang suporter fanatik Persib Bandung ini, dimulai dari hal indah luar biasa dengan menunjukkan kekompakan di dalam dan luar lapangan, hingga ada juga yang berbau negatif seperti perkelahian dan kekerasan.

Persija (The Jakmania)
Di Jakarta, klub sepakbola Persija juga memiliki suporter fanatik yang mendukungnya, para suporter yang menyebut diri mereka dengan The Jakmania ini adalah para suporter fanatik yang tidak perlu lagi diragukan kestiannya dalam mendukung tim kesayangannya. Para suporter ini terbentuk sekitar 22 tahun yang lalu dan diresmikan pada tanggal 19 Desember 1977.

Tidak hanya para pria, suporter Persija yang menyebut dirinya The Jakmania juga banyak diisi oleh perempuan, bahkan mereka memiliki julukan sendiri untuk suporter wanita yakni Jak Angel. Bermarkas di Ibukota, suporter fanatik Persija jakarta ini sering menjadi sorotan publik apalagi dari suporter tim lain. Tak sedikit bahkan perselisihan yang terjadi yang dibuat oleh The Jakmania dengan suporter tim lain. The jakmania juga sudah sering lalu lalang di pemberitaan nasional, baik itu pemberitaan positif bahkan negatif.

Persebaya (Bonek)
Di Surabaya, tim sepakbola Persebaya juga dikenal memiliki suporter fanatik yang rela melakukan apa saja untuk mendukung timnya mendapatkan kemenangan. Suporter fanatik dari Surabaya ini dijuluki dengan Bonek. Bonek sendiri sudah ada sejak 30 tahun lalu, lebih dulu hadir daripada suporter fanatik Bandung Viking dan suporter fanatik Persija Jakmania.

Istilah Bonek sendiri tercipta dari akronim bahasa jawa, yakni bondo nekat yang memiliki arti bermodal nekat. Para suporter fanatik Persebaya memiliki popularitas yang baik dari banyak kalangan karna kekompakan yang sering mereka tunjukan ketika mendukung tim kesayangannya bertanding, mulai dari nyanyian yang kompak yang membuat satu stadion bergemuruh hingga gerakan-gerakan bagian tubuh tanagn yang dibuat selaras penuh ritme.

Arema FC (Aremania)
Arema FC juga jadi salah satu yang dikenal memiliki suporter fanatik yang mendukung mereka di setiap pertandingan. Baik pertandingan kandang maupun tandang, para suporter selalu setia hadir. Suporter yang memiliki sebutan Aremania ini hadir sejak 21 tahun lalu

Kehadiran aremania sedikit berbeda dari suporter fanatik sepak bola lain, aremania terbentuk dari beberapa kelo,mpok suporter yang sama-sama mencintai dan mendukung Arema FC. Hal unik lainnya adalah Aremania tidak memiliki ketua umum sebagai pembimbing mreka. Namun jumlah basis nya tidak perlu diragukan, hingga kini Aremania telah memiliki lebih dari 50 ribu basis yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur, dan daerah luar Jawa.

Tidak kalah pamor seperti suporter fanatik sepak bola lainnya di indonesia, para suporter Aremania juga memiliki kreatifitas unik dan cara-cara mengejutkan saat mendukung tim kesayangannya ketika sedang berlaga. Mulai bernyanyi, melukis seluruh badan, serta membuat gerakan-gerakan unik dengan anggota tubuh ketika sedang menonton pertandingan di dalam stadion.

Peraturan Wajib yang Harus Diketahui dalam Sepak Bola

Peraturan dalam sepak bola

Permainan atau olahraga sepak bola telah menjadi hal yang sangat penting di setiap negara di dunia, bahkan di beberapa negara besar seperti Eropa, sepak bola sudah dianggap seperti agama bagi masyarakatnya, khususnya pria. Namun ternyata dari tingginya antusias masyarakat modern dengan sepak bola, masih banyak yang belum mengerti tentang peraturan yang harus diketahui dalam sepak bola.

Dengan euphoria dari pendukung dan masyarakat pada tim kesayangannya saat bertanding sepak bola, masih banyak ditemui beberapa suporter yang tidak menerima keputusan wasit apabila tim kesayanagn nya diberi teguran akibat melanggar suatu hal. Banyak penggemar atau suporter langsung terpancing emosinya dan marah yang belum tentu keputusan wasit tersebut salah melainkan hal benar dalam peraturan sepak bola. Oleh sebab itu memahami peraturan dalam sepak bola sangat penting tidak hanya untuk para pemain dan pelaku olahraga namun untuk para penggemar dan masyarakat agar tercipta permainan yang sportif baik dari pemain dan pendukung sepak bola.

Beberapa peraturan wajib dalam sepak bola

Ukuran lapangan sepak bola
Sebuah lapangan sepak bola memiliki ukuran standard yang harus diikuti dan dipenuhi oleh setiap penyelenggara, apalagi dalam pertandingan profesiaonal. Ukuran lapangan menjadi peraturan wajib dalam sepak bola, hal ini dilakuakn untuk menciptakan kondisi yang ideal saat bertanding sepak bola. Apabila ukuran lapangan tidak sesuai itu bisa menggangu performa pemain dan tentu membuat tampilan pemandangan sebuah pertandingan tidak luas.

Panjang lapangan : 110 Meter – 110 Meter
Lebar lapangan : 64 Meter – 75 Meter
Luas daerah lapangan : 18,35 Meter x 5,5 Meter
Jari-jari lingkaran tengah lapangan : 9,15 Meter
Area pinalti : 40,39 Meter x 16,5 Meter
Jarak titik putih dari garis gawang : 11 Meter

Bentuk, ukuran dan jenis Bola
Sebuah bola adalah hal utama dalam permainan atau olahraga sepak bola. Tidak sembarang bola bisa digunakan dalam pertandingan sepak bola, apalagi dalam pertandingan profesional. Bola yang digunakan harussesuai ketentuan dan peraturan yang ada dalam sepak bola.
Bentuk bola : Bulat sempurna
Bahan bola : Kulit sintetis terbaik
396 – 453g : Berat bola : 396 gram – 453 gram
Diameter bola : 68 CM – 71 CM

Ukuran gawang sepak bola
Tiang besi yang berada di kedua ujung sisi masing-masing lapangan ini juga merupakan hal wajib yang harus diketahui dalam peraturan sepak bola. Ukuran nya yang berbeda bisa membuat permainan dalam sebuah pertandingan tidak seimbang.

Tinggi gawang sepak bola : 2,44 Meter
Lebar gawang sepak bola : 7,32 Meter

Peraturan dalam memulai pertandingan sepak bola
Dalam aturan yang telah dibuat sejak lama dan sudah disepakati, sebuah pertandingan sepak bola yang akan dimulai harus melakukan jabat tangan antar pemain dari kedua tim. Para pemain dari dua tim harus terlebih dahulu berbaris menghadap penonton untuk memberikan hormat seolah-olah mengajak penonton untuk menjunjung sportifitas. Tak hanya pemain, pelatih dari kedua tim juga diharuskan bersalaman sebelum pertandingan dimulai.

Setelah semua itu dilakukan, wasit akan memanggil kapten dari masing-masing tim untuk maju ketengah lapangan untuk mengundi sisi koin dan wasit akan melemparkan keatas. Bagi tim yang menang dengan pilihan sisi koin tersebut akan memulai pertandingan dengan mebawa bola terlebih dahulu.

Jumlah pemain dalam sepak bola
Peraturan berikutnya yang wajib diketahui dalam sepak bola adalah jumlah pemain, satu tim sepak bola harus terdiri dari 11 orang didalamnya. Untuk pemain cadangan, tergantung dari masing-masing pelatih. Namun untuk pergantian pemain harus mengikuti peraturan yang telah dibuat di setiap pertandingan.

Wasit dan asisten wasit
Dalam sebuah pertandingan sepak bola peran wasit sangan penting, wasit merupakan hakim dalam sebuah pertandingan dan memegang peran penuh dalam menjalankan dan menghentikan sebuah pertandingan sepak bola. Wasit juga berhak memberikan pelanggaran kepada pemain bahkan mengeluarkan pemain dari pertandingan. Sementara asisten wasit atau yang biasa disebut linesman bertugas untuk membantu wasit utama dan mengamati khusus apa yang terjadi dari berbagai sisi lapangan dan memberikan laporan situasinya kepada wasit utama.

Waktu Permainan dalam Sepak Bola
Dalam sebuah pertandingan sepak bola akan diberikan waktu sebanyak 90 menit lamanya. waktu 90 menit ini dibagi menjadi dua babak yang masing-masing berarti 45 menit. Di pertengahan babk tersebut juga terdapat waktu istirahat selama 15 menit. Lalu juga da waktu tambahan yang diberikan wasit apabila berada di sebuah pertandingan tertentu, wasit akan memberikan tambahan waktu selama 30 menit yang juga dibagi dalam dua babk, yang masing-masing babak adalah 15 menit.

Peraturan pelanggaran dalam sepak bola
Terdapat bebrapa bentuk pelanggaran yang bisa diberikan dalam sepak bola, dimulai dari bola terkena tangan/hasndball, sengaja mendorong pemain lawan, mentackle pemain lawan, memukul, hingga menghina wasit dan keputusan wasit. Semua jenis pelanggaran itu akan diganjar oleh kartu berwarna kuning dan merah. Warna kartu ini memiliki sebuah arti, jika wasit mengeluarkan kartu kuning tandanya pemain mendapatkan peringantan keras untuk tidak mengulangi kesalahannya. Sedangkan kartu merah diberikan wasit jika pemain tersebut melakukan pelanggaran berat dan beresiko tinggi, jika mendapatkan kartu merah pemain akan langsung diusir keluar lapangan.

Ada sebuah kondisi dalam pertandingan jika dimana dari satu tim yang terdiri dari 11 pemain tersebut ada yang terkena kartu berulang-ulang hingga mengakibatkan keluarnya kartu merah sebanyak empat kali, maka tim tersebut akan dianggap kalah secara otomatis.

Peraturan penalty
Penalti sebenarnya adalah sebuah malapetaka bagi sebuah tim, karna rasio untuk kemasukan bola sangat tinggi, dan tentu ini akan merugikan karna sangat memungkinkan untuk kalah dalam pertandingan. Penalti sendiri terjadi apabila adanya sebuah pelanggaran di dalam kotak area gawang. Pelanggaran bisa dipicu dari mendorong lawan dan mengakibatkan jatuh, bola terkena tangan dari pemain bertahan, dan tackel yang dilakukan pemain bertahan kepada lawan yang mengakibatkan lawan terjatuh di dalam area gawang.

Perlengkapan dan aksesoris dalam sepak bola

Pakaian/Jersey
Pakaian yang digunakan dalam sepak bola oleh masing-masing tim harus berbeda warna, dan memiliki identitas sendiri. Tujuannya untuk membedakan antar pemain tim saat bertanding di dalam lapangan agar tidak terjadi kebingungan antar pemain. Tiap tim sepakbola juga diharuskan memiliki dua buah pakaian atau jersey yang berbeda, ini bisa digunakan untuk posisi tim di home/kandang atau away/tandang.

Kaos kaki, sarung tangan dan penutup kepala
Aksesoris seperti kaos kaki wajib digunakan dalam pertandingan sepak bola, hal ini untuk melindungi tulang kering pemain. Sarung tangan dan penutup kepala juga boleh digunakan dalam sepak bola. Lalu ada bebrapa aksesoris khusus seperti penutup hidung yang juga boleh digunakan asal dengan persetujuan wasit dan tidak mengganggu pemain lain.

Alat yang Digunakan dalam Permainan Sepak Bola

Meneruskan pembahasan diawal mulanya mengenai permainan sepak bola kita bakal membahas tentang fasilitas – media yang dimanfaatkan dalam permainan sepak bola. Maksudnya ialah biar kita lebih mengenal lagi tentang type olah raga bola gede tersebut.

Menjadi, dalam permainan olah raga ini ada beberapa factor yang memang lah mesti dipahami oleh tiap-tiap pemain. Juga sebagai Sampel, mesti ketahuan bersama terang macam mana aturan bermain dalam permainan ini. Bersama demikian maka permainan dapat berlangsung bersama tidak tersendat & teratur.

Buat mampu main sepak bola kita apalagi dulu mesti menyiapkan alat & sarana permainan sepak bola. Ada beberapa alat & peralatan yg dibutuhkan dalam permainan sepak bola. Beberapa fasilitas tersebut ialah contohnya Arena lapang, bola & pun wasit atau hakim.

Telah tahu masing-masing alat atau media tersebut? Tentu Telah, namun bakal lebih baik jikalau kita pelajari lebih jauh masing-masing alat tersebut. Berkenaan dengan arena lapang Contohnya, kita mesti tahu ukuran arena lapang sepak bola seperti apa.

Masalah bola pun Begitu, mesti didapati type & pun spesifikasinya bola yang mampu dipakai dalam permainan ini. Wasit atau hakim pun Begitu, biar lebih terang silakan kita bahas satu persatu di bawah ini.

1) Arena lapang Sepak Bola
Asal muasal peristiwa munculnya olahraga sepak bola tetap mengundang perdebatan. Beberapa dokumen memaparkan bahwa sepak bola lahir sejak periode Romawi, sebahagian lagi menuturkan sepak bola berasal dari
tiongkok.

FIFA juga sebagai badan sepak bola dunia dengan cara bermain poker online resmi menyebut bahwa sepak bola lahir dari daratan Cina ialah berawal dari permainan warga Cina abad Kedua hingga bersama Ketiga SM. Olah raga ini kala itu dikenal dgn sebutan “tsu chu “.

Buat kompetisi internasional dewasa, arena lapang sepak bola yg difungsikan mempunyai panjang yang berkisar antara 100-120 meter & lebar 65-75 meter. Di bidang tengah ke-2 ujung Arena lapang, terdapat tempat gawang yg berupa persegi empat berukuran dgn panjang 7.32 meter & tinggi 2.44 meter.

Di sektor depan dari gawang terdapat tempat pinalti yang berjarak 16.5 meter dari gawang. Ruangan ini ialah batas penjaga gawang boleh menangkap bola dengan tangan & tentukan kapan satu buah pelanggaran meraih hadiah tendangan pinalti atau Tak.

Buat mengetahui lebih jauh tentang arena lapang permainan, di atas telah disertakan suatu gambar arena lapang yg telah di lengkapi serta dgn ukuran masing-masing sektor arena lapang tersebut. Dari gambar tersebut tentu terang menyangkut rincian arena lapang yang dipakai dalam permainan ini.

2) Bola buat olahraga sepak bola
Ada tidak sedikit type bola dalam permainan-permainan olahraga. Nah, buat permainan sepak bola serta mempunyai uraian bola sendiri serasi bersama standar yang telah ditetapkan. Jikalau masalah wujudnya tentu sama, yang berlainan barangkali ukuran, berat ataupun bahan yang digunakan.

Bola ini yaitu media yang amat Mutlak. Dalam permainan ini bola serta bakal memastikan gimana mutu permainan yang bakal Terjadi. Dulu, dengan cara apa ukuran dari bola yang diperlukan dalam permainan ini? Berikut ukuran bola terhadap permainan sepak bola!

  • Ukuran: 68-70 cm
  • Keliling: 100 cm
  • Berat: 410-450 gram
  • Lambungan: 1000 centimeter kepada pantulan pertama
  • Bahan: karet atau karet sintetis (buatan)

Waktu ini telah terang bukan bahwa bola buat permainan ini pun mempunyai spesifikasinya & ukuran yg tersendiri. Bola tersebut dipandang dari ukuran, keliling, berat, bahan & bahkan dari segi lambungan pantulan yg dihasilkan.

3) Wasit Sepak Bola
Dalam kejuaraan profesional, terdapat 4 petugas yang memimpin jalannya Kontes, adalah wasit, 2 penjaga garis, & seseorang petugas di tepi tengah Arena lapang. Wasit mempunyai peluit yg menandakan apakah ketika mogok atau mengawali memainkan bola.

Ia serta bertugas memberikan hukuman & peringatan atas pelanggaran yang berlangsung di Arena lapang. Masing-masing penjaga garis bertanggung jawab memantau setengah bidang dari Arena lapang.

Mereka mengambil bendera bersama warna jelas buat menandakan adanya pelanggaran, bola Ke luar, atau pun offside. Kebanyakan mereka dapat bergerak mengikuti posisi pemain belakang terakhir.

Petugas terakhir mempunyai pekerjaan buat mencatat seluruh dikala yang pernah terhambat selagi kontes terjadi & memberikan informasi berkaitan penambahan kala di akhir tiap-tiap babak.

Petugas ini serta bertugas periksa perubahaan pemain & jadi penghubung antara manager tim bersama wasit. Dalam beberapa Kejuaraan, technologi pemakaian video atau pemakaian orang kelima buat tentukan ketepatan ketetapan wasit sejak mulai Difungsikan.

Sepakbola Jadi Alat Perdagangan Manusia

sepak bola

Perdagangan manusia dalam olahraga, seperti lari dan sepak bola, tersebar luas di banyak negara Afrika. Bersama dengan sekelompok siswa pelatihan guru dan tiga bintang olahraga Afrika, peneliti LiU P-O Hansson membangun kesadaran akan risiko yang terlibat – menggunakan aplikasi.

Sepak bola, juga disebut sepakbola asosiasi atau sepak bola, permainan di mana dua tim yang terdiri dari 11 pemain, menggunakan bagian tubuh apa pun kecuali tangan dan lengan mereka, mencoba mengarahkan bola ke gawang tim lawan. Hanya kiper yang diizinkan menangani bola dan hanya dapat melakukannya di dalam area penalti yang mengelilingi gawang. Tim yang mencetak lebih banyak gol, menang.

Sepak bola adalah permainan bola paling populer di dunia dalam jumlah peserta dan penonton. Sederhana dalam aturan utamanya dan peralatan penting, olahraga ini dapat dimainkan hampir di mana saja, mulai dari lapangan sepak bola resmi (lapangan) hingga gimnasium, jalan-jalan, taman bermain sekolah, taman, atau pantai. Badan pengatur sepak bola, Fédération Internationale de Football Association (FIFA), memperkirakan bahwa pada pergantian abad ke-21 ada sekitar 250 juta pemain sepak bola dan lebih dari 1,3 miliar orang “tertarik” pada sepakbola; pada 2010, pemirsa televisi gabungan lebih dari 26 miliar menyaksikan turnamen utama sepak bola, putaran final Piala Dunia yang berlangsung selama empat bulan.

Sepak bola modern berasal di Inggris pada abad ke-19. Sejak sebelum abad pertengahan, permainan “sepak bola rakyat” telah dimainkan di kota-kota dan desa-desa sesuai dengan kebiasaan setempat dan dengan aturan minimum. Industrialisasi dan urbanisasi, yang mengurangi jumlah waktu luang dan ruang yang tersedia bagi kelas pekerja, dikombinasikan dengan sejarah larangan hukum terhadap bentuk sepak bola rakyat yang sangat keras dan destruktif untuk merusak status permainan sejak awal abad ke-19 dan seterusnya. Namun, sepak bola diambil sebagai permainan musim dingin antara rumah-rumah tempat tinggal di sekolah-sekolah umum (independen) seperti Winchester, Charterhouse, dan Eton. Setiap sekolah memiliki aturannya sendiri; beberapa memungkinkan penanganan bola yang terbatas dan yang lainnya tidak. Perbedaan dalam peraturan menyulitkan anak sekolah umum memasuki universitas untuk terus bermain kecuali dengan mantan teman sekolahnya.

Pada awal tahun 1843, sebuah upaya untuk menstandarisasi dan mengkodifikasikan aturan main dilakukan di Universitas Cambridge, yang para siswanya bergabung dengan sebagian besar sekolah negeri pada tahun 1848 dalam mengadopsi “aturan-aturan Cambridge” ini, yang selanjutnya disebarkan oleh lulusan Cambridge yang membentuk klub sepak bola. Pada tahun 1863 serangkaian pertemuan yang melibatkan klub-klub dari London metropolitan dan kabupaten sekitarnya menghasilkan aturan sepak bola tercetak, yang melarang pengangkutan bola. Dengan demikian, permainan “penanganan” rugby tetap berada di luar Asosiasi Sepak Bola (FA) yang baru dibentuk. Memang, pada 1870 semua penanganan bola kecuali oleh kiper dilarang oleh FA.

Namun, peraturan baru itu tidak diterima secara universal di Inggris; banyak klub mempertahankan aturan mereka sendiri, terutama di dalam dan sekitar Sheffield. Meskipun kota Inggris utara ini adalah rumah dari klub provinsi pertama yang bergabung dengan FA, pada tahun 1867 kota ini juga melahirkan Asosiasi Sepak Bola Sheffield, cikal bakal asosiasi-asosiasi daerah di kemudian hari. Klub Sheffield dan London memainkan dua pertandingan melawan satu sama lain pada tahun 1866, dan setahun kemudian pertandingan mengadu klub dari Middlesex melawan satu dari Kent dan Surrey dimainkan di bawah aturan yang direvisi. Pada tahun 1871 15 klub-klub FA menerima undangan untuk mengikuti kompetisi piala dan untuk berkontribusi dalam pembelian trofi. Pada 1877, asosiasi Inggris telah menyetujui kode seragam, 43 klub berkompetisi, dan dominasi awal klub London telah berkurang.

Tahun-tahun awal
Perkembangan sepakbola modern sangat terkait dengan proses industrialisasi dan urbanisasi di Britania Victoria. Sebagian besar penghuni kelas pekerja baru di kota-kota industri Inggris dan kota-kota secara bertahap kehilangan masa lalu tanah pedesaan mereka yang lama, seperti memancing luak, dan mencari bentuk-bentuk baru rekreasi bersama. Sejak tahun 1850-an dan seterusnya, para pekerja industri semakin cenderung memiliki hari Sabtu sore cuti, dan begitu banyak yang beralih ke permainan sepakbola baru untuk ditonton atau dimainkan. Lembaga-lembaga perkotaan utama seperti gereja, serikat pekerja, dan sekolah mengorganisasikan anak laki-laki dan laki-laki kelas pekerja ke dalam tim sepak bola rekreasi. Literasi orang dewasa yang meningkat mendorong liputan pers tentang olahraga yang terorganisir, sementara sistem transportasi seperti kereta api atau trem perkotaan memungkinkan pemain dan penonton melakukan perjalanan ke pertandingan sepakbola. Kehadiran rata-rata di Inggris naik dari 4.600 pada 1888 menjadi 7.900 pada 1895, naik menjadi 13.200 pada 1905 dan mencapai 23.100 pada saat pecahnya Perang Dunia I. Popularitas sepak bola mengikis minat publik dalam olahraga lain, terutama kriket.

Klub-klub terkemuka, terutama yang di Lancashire, mulai memungut biaya masuk ke penonton pada awal tahun 1870-an dan, terlepas dari aturan amatirisme FA, berada dalam posisi untuk membayar upah haram untuk menarik para pemain kelas pekerja yang sangat terampil, banyak dari mereka yang berasal dari Skotlandia . Para pemain kelas pekerja dan klub-klub Inggris utara mencari sistem profesional yang akan menyediakan, sebagian, sejumlah hadiah keuangan untuk menutupi “waktu istirahat” mereka (waktu hilang dari pekerjaan mereka yang lain) dan risiko cedera. FA tetap elitis dalam mempertahankan kebijakan amatirisme yang melindungi pengaruh kelas atas dan menengah atas permainan.

Masalah profesionalisme mencapai krisis di Inggris pada tahun 1884, ketika FA mengusir dua klub karena menggunakan pemain profesional. Namun, pembayaran pemain telah menjadi hal yang biasa pada saat itu sehingga FA tidak punya banyak pilihan selain sanksi praktik setahun kemudian, meskipun upaya awal untuk membatasi profesionalisme untuk penggantian untuk waktu yang rusak. Konsekuensinya adalah bahwa klub utara, dengan basis pendukung yang besar dan kapasitas untuk menarik pemain yang lebih baik, menjadi terkenal. Ketika pengaruh pemain kelas pekerja meningkat dalam sepak bola, kelas atas berlindung pada olahraga lain, terutama kriket dan rugby union. Profesionalisme juga memicu modernisasi lebih lanjut dari permainan melalui pembentukan Liga Sepak Bola, yang memungkinkan selusin tim terkemuka dari Utara dan Midlands untuk bersaing secara sistematis satu sama lain dari tahun 1888 dan seterusnya.

Divisi kedua yang lebih rendah diperkenalkan pada tahun 1893, dan jumlah tim meningkat menjadi 28. Irlandia dan Skotlandia membentuk liga pada tahun 1890. Liga Selatan dimulai pada 1894 tetapi diserap oleh Football League pada tahun 1920. Namun sepak bola tidak menjadi bisnis yang menghasilkan banyak laba selama periode ini. Klub profesional menjadi perusahaan dengan kewajiban terbatas terutama untuk mengamankan lahan untuk pengembangan bertahap fasilitas stadion. Sebagian besar klub di Inggris dimiliki dan dikendalikan oleh pengusaha tetapi pemegang saham menerima dividen yang sangat rendah; hadiah utama mereka adalah status publik yang ditingkatkan melalui menjalankan klub lokal.